Nini Thowong Kreasi Candran (lanjutan)

Berbeda dengan Nini Thowong lama yang begitu naratif–pertunjukan boneka untuk anak-anak perempuan adalah narasi laki-perempuan–Nini Thowong kreasi Candran murni seutuhnya menjadi kesenian untuk seni pertunjukan. Jika Nini Thowong lama menjaga sungguh-sungguh bahwa media adalah media untuk komunikasi, maka Nini Thowong Candran utuh sebagai komunikasi seni untuk kebutuhan situasi kiwari. Bahwa agar katharsis penonton teraih, maka penari laki-lakilah yang mendapatkan casting kesurupan.. Macam yang dialami Sumaji, pengusaha konstruki yang mendapati Nini Thowong sebagai bagian tenpentiong lembaga kehidupan adalah lembaga tanpa tedengaling-aling…(muslikh)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s